Hati-hati Depresi, 6 Sinyal Anda Butuh Staycation

Pariwisata.info – Ingin liburan, malas ke luar kota, tetapi tetap ingin hemat budget? Mengapa tak melakukan saja. Anda bisa memilih hotel, cottage, villa, atau lokasi berkemah yang dekat dengan domisili.

Setelah melewati pekerjaan yang menumpuk hingga suntuk, manjakan diri dengan berlibur sejenak adalah pilihan menarik. Coba ingat, kapan terakhir kali Anda berlibur?

Ide staycation bisa lebih penting dan bermanfaat untuk mengusir stres. Dilansir dari Real Simple, Minggu (8/12), beberapa tanda Anda sudah perlu melakukan staycation.

1. Mudah Marah

Ketika diri murah dan menganggap semua orang salah, nampaknya Anda butuh liburan. Begitu mudah marah dan sulit toleransi terhadap semua masalah, jika dipaksakan tetap kerja justru semuanya akan berantakan.

2. Tak Merasa Bahagia

Selain menjadi sangat sensitif terhadap komentar dan kondisi sekitar, tampaknya tidak ada lagi hal-hal yang bisa membuat bahagia. Belanja atau kulineran ternyata sudah tak bisa jadi obat. Berarti tandanya Anda harus melakukan staycation.

3. Kewalahan Mengatasi Masalah

Tagihan menumpuk. Dikejar deadline. Kulkas kosong. Rasanya seperti dunia semakin cepat akan berakhir. Cobalah susun rencana berlibur 1-2 hari maka setelah itu pikiran akan lebih terbuka.

4. Kelelahan

Tugas yang berlebihan tanpa istirahat, membuat Anda kehabisan tenaga. Sudah bangun tidur tetapi tubuh tetap lemas, cobalah mengisi waktu dengan berlibur maka tubuh akan lebih segar.

5. Kerja, kerja, dan kerja

Terus menerus menjawab email kantor di luar jam kerja, sekarang saatnya Anda mematikan ponsel. Sesekali Anda harus mengambil cuti agar kembalu produktif saat bekerja nanti.

6. Pikiran Buntu dan Mandek

Terikat dengan jadwal yang ketat, akan membuat pikiran buntu kehabisan ide. Semua masalah tak bisa diselesaikan dengan sempurna. Obatnya adalah refreshing dengan staycation.

Baca juga:   Tren Staycation di Kalangan Milenial Demi Postingan Instagramable

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of